Tujuan adanya injection atau sering dikenal dengan Tinta Infus pada printer sebenarnya bertujuan untuk mengurangi biaya tinta printer dan catridge. Karena produk asli bawaan printer harganya cukup mahal dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan jika melakukan infus tinta.

Tinta infus printer menggunakan tabung tinta tambahan sebagai wadah tinta printer yang dipasang pada bagian luar printer yang dialirkan kedalam printer melalui selang infus. Untuk printer jenis Canon biasanya dimasukkan kedalam cartridge printer canon asli. Sedangkan untuk printer Merk Epson, selangnya infus diaplikasikan pada cartridge tambahan (bukan asli catridge bawaan epson).

 

Sedikit tips yang saya baca dari majalah komputer dan technology, bagi anda pengguna printer yang tergolong jarang menggunakan printer untuk mengeprint, Cara infus printer tidaklah cocok untuk anda. Karena Printer Injection / Infus lebih di sarankan bagi yang sering beraktivitas dengan printer, contohnya di rental pengetikan dan lain lain. Bila anda jarang memakai printer disarankan untuk tidak memilih printer tinta infus.

 

Alasannya adalah Printer dengan tinta infus sering sekali mengalami problem di tekanan selang (Infus), disebabkan adanyaperbedaan tekanan dengan udara luar yang bila dibiarkan cukup lama akan mengakibatkan turunnya tinta tampak muncul gelembung udara pada selang. Disamping itu pada area head printer cenderung mengalami kerusakan.

 

Lalu bagi anda yang sudah terlanjut menginfuskan printer atau membeli produk printer tinta infus berikut tips cara merawat printer tinta infus anda :

  1. Posisikan tabung infus berada pada posisi sejajar dengan head printer anda. Cara ini bertujuan untuk menjaga tekanan isap dari head printer.
  2. Bila terdapat gelembung udara di bagian selang infus lakukanlah fasilitas “cleaning printer” Cleaning biasanya ada pada program bawaan software printer.
  3. Jika anda mendapati pesan error yang menunjukan tidak bisa mencetak. Hal ini adalah wajar (Sumber majalah komputer), Hal ini disebabkan cartridge asli memang didesain oleh pabrik memiliki umur cetak untuk itu lakukan langkah abaikan pesan error tersebut dengan cara menekan dan tahan tombol resume pada printer anda selama 5 detik. Maka printer akan kembali dapat mencetak seperti semula.
  4. Jika anda mendapati status tinta pada komputer anda dalam status “kosong” setelah mencetak sekian lama, padahal tinta infus anda masih banyak ini juga hal yang wajar . Ini biasanya disebabkan oleh sistem monitoring tinta printer pada cartridge berbasiskan counter kertas yang diprint. Abaikan saja.
  5. Jangan sering sering melakukan proses cleaning printer, karena berakibat penampungan tinta pembuangan pada printer infus menjadi penuh. Yang nantinya sering error Absorber Full. Bila absorber printer anda full, maka anda harus mengganti absorber printer anda dengan yang baru atau mengeringkan tinta buangannya secara manual, dengan membongkar printer anda.
  6. Bila anda merasa kualitas cetak printer infus tidak memuaskan, cobalah untuk melakukan print nozzle check.