Dalam Setting Mikrotik kita bisa menggunakan 2 cara, yaitu dengan Text (lewat terminal) atau lewat winbox. Kali ini Mas Nyoto akan menerangkan setting Mikrotik dengan Text dulu, untuk setting lewat winbox, akan ditulis dalam tutorial berikutnya.

Mari kita mulai
1. Yang pertama proses Install – OK

2. Setting IP eth1/ IP dari ISP, misal kita disini dapat ip network 10.123.45.0/30

gateway: 10.123.45.1

berarti ip yang bisa kita pake adalah : 10.123.45.2

perintah :

>ip address add address=10.123.45.2/30 interface=ether1

atau dengan perintah

>ip address add address=10.123.45.2 netmask=255.255.255.252 interface=ether1

3. Setting IP untuk LAN di eth2

disini kita pake ip 192.168.1.0/24 dengan rincian sebagai berikut:

ip 192.168.1.1 sebagai gateway client ( ip yang disetting di mikrotik)

sedangkan selain ip 192.168.1.1 digunakan untuk client

perintah:

>ip address add address=192.168.1.1/24 interface=ether2

atau dengan perintah

>ip address add address=192.168.1.1 netmask=255.255.255.0 interface=ether2

4. Setting Gateway

perintah :

>ip route add gateway=10.123.45.1 (dari ISP)

5. Setting DNS (disini saya menggunakan OPEN DNS)

Perintah:

>ip dns set primary-dns=202.67.220.220 secondary-dns=208.67.222.222 allow-remote-requests=yes cache-size=10240

6. Setting Routing masquerade ke eth1

perintah :

>ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1

atau dengan perintah

>ip firewall nat add chain=srcnat src-address=192.168.1.0/24 action=masquerad

Untuk terakhir lakukan test ping dari pc client ke Gateway / ke yahoo.com, bila konek maka Mikrotik anda dah siap di gunakan.